Dampak Buruk Terhentinya QNB League Bagi Persebaya Surabaya

119
views
Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya

Indonesia Super League (ISL) 2015 yang kemudian berganti nama menjadi Qatar National Bank League (QNB League) diberhentikan oleh PSSI melalui PT Liga Indonesia setelah dengan sukses besar menyelesaikan dua pertandingan.

Tentu saja berhentinya kompetisi sepak bola yang memiliki kasta paling tinggi di Indonesia ini membuat jadwal kompetisi yang telah disusun menjadi berantakan, belum lagi efek terhenitnya liga ini juga pastinya akan berpengaruh pada keuangan klub karena anggaran yang digunakan untuk berkompetisi juga pasti akan membengkak.

Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya

Dampak buruk terhentinya QNB League di tengah jalan ini juga dialami klub sekelas Arema Cronus dan Persebaya.
Persebaya yang dihuni oleh beberapa pemain muda potensial yang salah satunya adalah gelandang andalan Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono, juga merasakan hal yang sama.

Pelatih Persebaya, Ibnu Graham mengatakan bahwa anak asuhnya yang terdiri dari banyak pemain muda telah mulai mengerti bagaimana peta sepakbola nasional dewasa ini, tetapi bila kompetisi berhenti dan jika nanti ditambah sepakbola Indonesia akan mendapatkan sanksi dari FIFA tetntu akan berujung dengan matinya karir pemain-pemain muda Persebaya dan nafkah pemain yang lain pun akan ikut mati.