Membaca Strategi RIM

48
views

Berikut ini Mampoo.com berusaha membaca strategi RIM, ketika mereka mengumumkan akan membuka aplikasi andalan mereka, BBM untuk pengguna Android dan iPhone.

RIM seperti diketahui tengah berkutat dengan permasalahan perusahaan, atau tepatnya masalah penjualan produk. Blackberry yang beberapa saat sebelum kemunculan Android muncul sempat berjaya di Amerika, menjadi seakan – akan tidak berdaya ketika Android dengan segala superioritasnya muncul menjadi salah satu sistem operasi mobile yang terkuat.

Menanggapi hal tersebut, setelah memunculkan seri Blackberry 10, RIM pada acara Blackberry Live 2013 pada hari Selasa membuat kejutan yang cukup mencengangkan. BBM atau Blackberry Messanger yang merupakan fitur andalan RIM dalam menjual Blackberry akan segera dapat dinikmati oleh para pengguna Android dan iOS.

Hal ini tentu saja dilakukan oleh RIM agar produk BlackBerry mereka bukan satu-satunya yang akan memonopoli penggunaan BBM, yang secara langsung monopoli ini tentu akan berimbas pada penjualan produk Blackberry yang tersendat karena hanya mampu mengandalkan satu fitur BBM saja sebagai ujung tombak penjualan. Dengan dibukanya BBM untuk platform sistem operasi yang lain, RIM mengharapkan penjualan Blackberry juga akan meningkat, karena pada saat BBM dapat digunakan oleh pengguna sistem operasi yang lain, maka Blackberry pun juga akan dapat berkomunikasi dengan bukan hanya sesama pemilik Blackberry, tetapi juga pemilik hape Android maupun iPhone.

Sebuah langkah cerdas yang dilakukan oleh RIM untuk mendongkrak penjualan, mungkin saja RIM telah belajar banyak dari aplikasi chat multiplatform seperti WhatsApp. Dengan multiplatform, pangsa pasar akan terbuka sangat lebar. Blackberry yang sempat terpuruk pun akan dapat berkibar kembali.

Sebuah catatan: Mampoo.com