Mengenang Majapahit Dengan Berkunjung Ke Pendapa Agung Trowulan

375
views

Liburan kali ini adalah liburan yang dikemas dalam nuansa sejarah tempo dulu, yaitu mengunjungi sebuah situs kerajaan terbesar di tanah air, Majapahit dengan mengunjungi Pendapa Agung Majapahit di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.

Lokasi Pendapa Agung ini berada setelah kolam Segaran yang terkenal, karena menyimpan kisah bahwa di kolam yang berukuran raksaksa ini adalah tempat membuang piring-piring emas kepunyaan Majapahit ketika selesai menjamu para tamu kerajaan dan sebelum makam Troloyo tempat makam pemuka-pemuka agama terkenal pada jaman Majapahit di kebumikan, seperti Sunan Ngudung, Syech Jumadil Qubro dan ada juga makam putri Ratu Kencana Wungu.

headline

Pendapa Agung merupakan tempat yang dipercaya sebagai tempat berdirinya pendopo agung Majapahit yang sekarang ini diwujudkan sebagai sebuah pendopo besar, yaitu pendopo kraton Majapahit.
Di halaman bagian depan Pendapa Agung terdapat patung Raden Wijaya, pendiri kerajaan Majapahit, dan juga terdapat patung Mahapatih Gajah Mada. Dibelakang pendapa terdapat relief Patih Gajah Mada yang sedang melakukan sumpah Amukti Palapa. Dihalaman barat dan selatan pendada terdapat Batu Cancangan Gajah, semacam tiang batu yang diyakini oleh masyarakat dahulunya digunakan sebagai tempat mengikat Gajah kerajaan. Pada saat Mampoo berada disekitar tersebut, juru kunci mengatakan bahwa diyakini Batu Cancangan Gajah yang berukuran besar tersebut atau yang disebut Paku Bumi kedalaman menancapnya hingga kolam Segaran.
Selain itu dibelakang pendopo terdapat makam – makam tua, orang setempat menyebutnya sebagai “Kubur Panggung”.

Gambar Atap Pendapa Agung Trowulan
Atap Pendapa Agung Trowulan

Bagi sahabat Mampoo yang ingin belajar sejarah kebesaran Kerajaan Majapahit atau ingin merasakan atmosfir kerajaan Majapahit, tidak ada salahnya mengunjungi tempat yang sejuk ini.

Berikut foto-foto suasana Pendapa Agung Trowulan

Mengetahui silsilah raja-raja Majapahit merupakan satu pengetahuan yang besar. Bagi sahabat Mampoo yang masih bersekolah, tentu akan sangat menyenangkan membaca silsilah Raja-Raja Majapahit ini langsung ditempatnya. Tentu saja suasana yang berbeda akan membawa satu nilai kesadaran tersendiri.

Silsilah Raja Majapahit

Konon di pendapa agung inilah dulu Mahapatih Gajah Mada mengucapkan janji untuk dapat menyatukan wilayah nusantara dalam satu pusat pemerintahan Majapahit.

Relief Sumpah Palapa Mahapatih Gajah Mada

Raden Wijaya adalah seorang tokoh penting di Majapahit. Raden Wijaya-lah yang mendirikan kerajaan Majapahit setelah sebelumnya berhasil membuka hutan Tarik menjadi sebuah desa dan berkembang menjadi kerajaan.

Relief penobatan Raden Wijaya

Raden Wijaya sebagai pendiri sekaligus raja pertama Majapahit memiliki jasa yang sangat besar bagi berdirinya kerajaan Majapahit. Jadi tak ada salahnya patung Raden Wijaya berdiri dengan gagahnya menyambut para tamu yang akan masuk ke Pendapa Agung Trowulan ini.

Patung Raden Wijaya

Mahapatih Gajah Mada merupakan tokoh yang penting dibalik semua sukses Majapahit dan kejayaan Majapahit ketika mampu menaklukkan seluruh wilayah Nusantara.
Di Pendapa Agung Trowulan ini, sahabat Mampoo dapat menjumpai patung dada patih yang sukses membuat Majapahit begitu jaya.

patung mahapatih Gajah mada

Memasuki bagian belakang Pendapa terdapat sebuah halaman yang cukup luas. Disitu mata sahabat Mampoo akan tertuju pada satu cungkup kecil yang ketika didekati ternyata adalah sebuah batu yang menancap di tanah. Batu itu diberi nama Paku Bumi yang pada jaman kerajaan Majapahit dulu berguna untuk mengikat gajah. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, dalamnya batu itu menancap di bumi sampai dengan kolam Segaran yang terletak sekitar 400 meter dari Pendapa Agung.

paku bumi pengikat gajah

Memasuki bagian belakang lagi terdapat makam-makam tua. Sebenarnya tidak terlalu tua, tetapi bercampur dengan makam penduduk setempat. Lokasi ini diberi nama Makam Panggung, karena tak jauh dari lokasi makam terdapat bangunan ata sanggar.

Makam Panggung

gapura makam panggung trowulan