Mengintip Keindahan Rumah Kerucut Di Desa Wae Rebo

459
views
Rumah kerucut di Desa Adat Wae Rebo - Flores
Rumah kerucut di Desa Adat Wae Rebo - Flores

Wae Rebo, Flores merupakan sebuah Desa adat dari suku Manggarai yang merupakan migrasi penduduk dari Minangkabau ribuan tahun lalu yang menurut cerita turun-temurun perpindahan tempat ke 9.

Di desa adat Wae Rebo terdapat pemandangan unik yaitu ada rumah kerucut dan terlihat lebih unik lagi karena hanya terdapat 7 buah rumah kerucut yang masing masing ditinggali antara 6-8 keluarga.

Selain di desa Wae Rebo, rumah kerucut juga masih terdapat di desa adat Todo, namun rumah kerucut yang di desa Todo hanya tersisa 2 unit dari total 9 rumah kerucut yang ada sebelumnya.
Jumlah rumah kerucut yang ada di desa Todo lebih sedikit karena sebelum bermigrasi ke desa Wae Rebo, suku Manggarai terlebih dahulu tinggal di desa Todo tersebuth dan menurut cerita mereka desa Todo adalah lokasi kedua pasca migrasi dari Minangkabau dan didirikan pada tahun 1111.

Meskipun berbeda jauh dari rumah adat Minangkabau, tetapi ciri khas berupa tanduk kerbau tetap ada juga di ujung atap rumah kerucut yg utama.

Perjalanan Untuk menuju desa adat Wae Rebo, kita harus berjalan kaki dari desa terakhir tempat parkir kendaraan sekitar 3 jam dengan trekking menanjak mirip perjalanan menuju ke Ranu Pani – Ranu Kumbolo Gunung Semeru Jawa Timur.

Bagi yang berencana main kesana, disarankan kesana tgl 15 November 2016 mendatang, karena pada tanggal tersebut suku Manggarai yang tinggal di desa Wae Rebo akan memliki gawe yaitu syukuran tahunan yang pastinya sahabat Mampoo dapat melihat semua kegiatan, tarian adat, upacara adat, pertandingan fisik antar lelaki Wae Rebo dan masih banyak lagi pertunjukan menarik lain.

Rumah kerucut di Desa Adat Wae Rebo - Flores
Rumah kerucut di Desa Adat Wae Rebo – Flores

Sebagai tambahan informasi seperti yang diberikan langsung oleh pemilik akun Facebook Trianko Hermanda, untuk biaya hotel bukan dihitung per kamar, melainkan dihitung per orang dengan biaya perorangnya sebesar Rp 325 ribu, anak-anakpun juga akan dikenakan biaya yang sama. Dengan biaya sebesar itu, sahabat Mampoo sudah mendapatkan fasilitas berupa makan malam, kamar inap, makan pagi dan juga gratis kopi ataupun teh untuk penghangat badan.

Juga lebih baik jika trip ke Flores ( termasuk Pulau Komodo, Rinca, Padar, dan lain-lain ) dilakukan secara rombongan 6-8 orang karena biaya untuk melakukan perjalanan ke Flores cukup mahal namun akan terasa lebih ringan jika biaya perjalanan tersebut dibagi dengan anggota rombongan tersebut.