Alasan Fela lelang keperawanan karena ingin hidup mandiri
Alasan Fela lelang keperawanan karena ingin hidup mandiri

Alasan Fela, gadis penjual keperawanan asal Indonesia dengan harga 19 Miliar ini sungguh bikin geleng kepala.

Entah dunia yang semakin tua atau tingkah laku manusia yang sudah tidak dapat dikontrol lagi oleh geliat nafsu karena kebutuhan dan keinginan sesaat saja yang sudah terjadi ini, namun alasan Fela yang rela menjual keperawanannya dengan harga sangat mahal ini memang sudah diluar nalar.

Seperti yang dilansir dari Tribunnews, alasan Fela menjual keperawanannya ini bukanlah karena alasan ekonomi ataupun ingin membantu ekonomi orang tuanya yang sedang terpuruk.

Alasan Fela menjual keperawanannya ini tak lain karena ingin menjalani hidup yang independen dan daripada keperawanannya diberikan kepada orang lain yang akan meninggalkannya nanti, maka lebih baik dia menjualnya.

Berdasarkan pengakuan Fela, keluarga Fela sebenarnya adalah keluarga yang lebih dari cukup. Bahkan rumah dan mobil pun telah dimiliki oleh orang tua Fela.

Namun semuanya itu sepertinya tidak dirasa cukup oleh Fela, karena dalam pengakuannya bahwa kehidupan keluarganya adalah keluarga yang sederhana dan bukan dari orang kaya.

“Saya hanya gadis sederhana dan bukan dari orang kaya. Uang hanya ditujukan dan mau dipakai untuk mendukung keluarga saya. Keluarga kami adalah keluarga yang biasa, punya rumah punya mobil, hanya ingin jadi independen hidup saya. Itu saja daripada saya berikan keperawanan yang kemudian meninggalkan hidup saya nantinya,” ungkap Fela seperti yang dilansir oleh Tribunnews.com (24/2/2019).

Hmm… sudah punya rumah dan mobil namun masih dianggap sederhana?

Pola pikir Fela yang seperti itulah yang kemudian membuat Mampoo merasa tergelitik untuk menerbitkan opini ini. Rumah dan mobil adalah barang mewah, namun semuanya hanya disebut sederhana oleh Fela.

Nah, dengan uang Rp 19 miliar hasil menjual keperawanannya apakah Fela akan mencoba untuk bergaya hidup mewah demi memenuhi keinginan nafsu sesaatnya saja?

Sahabat Mampoo punya pendapat lain?