gambar logo blackberry

Blackberry secara mengejutkan membuat keputusan untuk menghentikan proses produksi hape Blackberry.
Dengan demikian secara pasti, Blackberry telah menyerah untuk bersaing dalam membuat smartphone.

CEO Blackberry, John Chen mengatakan dalam laporan kinerja perusahaannya pada Rabu kemarin (28/09/2016) bahwa perusahaan yang dipimpinnya berencana untuk menghentikan semua pengembangan hardware internal dan akan melemparkannya ke rekananan Blackberry.

“Perusahaan berencana untuk menghentikan semua pengembangan hardware internal dan akan meng-outsource fungsi tersebut ke rekanan,” kata CEO Blackberry, John Chen.

Saat ini Blackberry telah menunjuk perusahaan asal Indonesia, PT BB Merah Putih, untuk memproduksi perangkat hape Blackberry.

Keputusan menghentikan pembuatan hape Blackberry ini tak lepas dari gagalnya penjualan Blackberry Prive yang merupakan hape blackberry bersistem android pertama.
Blackberry Prive hanya terjual 600 ribu unit di kuartal keempat tahun fiskalnya.

Dengan berhanti membuat hape Blackberry, Blackberry kini bisa berharap untuk lebih fokus dan cepat dalam mengembangkan bisnis softwarenya.