yamaha mio m3 125 blue core disarankan memakai bahan bakar Pertalite
yamaha mio m3 125 blue core disarankan memakai bahan bakar Pertalite

Hadirnya Pertalite di dalam negeri menjadikan konsumen kendaraan roda dua dan roda empat semakin bingung dalam menentukan pilihan bahan bakar yang akan dipakai di kendaraan mereka.

Sebenarnya kebingungan ini bukanlah tanpa alasan, jika melihat dari sisi harga tentu pemilik kendaraan akan lebih memilih Premium, karena bahan bakar bersubsidi ini adalah yang paling murah, namun jika pemlik kendaraan bermotor lebih mengedepankan kualitas dan keawetan mesin dan terutama pemilik kendaraan bermotor dengan teknologi injeksi, tentu akan lebih memilih selain Premium, yaitu Pertalite, Pertamax maupun Pertamax Plus.

yamaha mio m3 125 blue core disarankan memakai bahan bakar Pertalite
yamaha mio m3 125 blue core disarankan memakai bahan bakar Pertalite

Bagi pemilik motor Yamaha yang telah memakai teknologi mesin injeksi disarankan oleh Muhammad Abidin, General Manager Aftersales dan Motorsport Yamaha Indonesia, untuk segera meninggalkan Premium dan beralih ke Pertalite. Karena harga Pertalite yang mencapai Rp 8.400.- masih dianggap terjangkau.
Pertalite yang memiliki RON 90 pun telah sangat sesuai dengan teknologi mesin injeksi Yamaha yang memiliki kompresi di atas 9,0.

Berikut ini motor Yamaha yang diharamkan untuk menggunakan bahan bakar Premium dan disarankan lebih memilih untuk menggunakan bahan bakar Pertalite, Pertamax atau Pertamax Plus:

Byson FI: Pertalite
New Vixion: Pertamax
R15: Pertamax
R25: Pertamax Plus
MT 25: Pertamax Plus
Force: Pertalite
Jupiter Z1: Pertalite
Jupiter MX 150: Pertamax
Mio J & GT Series: Pertalite
Mio M3: Pertalite
Soul GT: Pertalite
All New Soul GT: Pertalite
Xeon RC & GT: Pertamax
Fino FI: Pertalite
X-Ride: Pertalite
N-Max: Pertamax
Grand Filano: Pertamax Plus