Nissan Great Britain - brexit
Nissan Great Britain - brexit. Sumber: Motoringresearch.com

Dunia otomotif sedang dirundung ketidakpastian terkait Brexit yang menghasilkan keputusan bahwa Inggris keluar dari zone Uni Eropa.

Para produsen mobil seperti Jagur, Land Rover, Toyota, BMW dan Vauxhall menyayangkan keputusan Inggris yang keluar dari Uni Eropa di saat industri otomotif sedang booming. Hasil Brexit ini dikhawatirkan akan dapat membuat harga mobil di dunia akan mengalami kenaikan.

Kekhawatiran Pabrikan Otomotif Dunia Terkait Hasil Brexit

Hal ini terkait banyak pabrikan otomotif yang menempatkan produksinya di Inggris, dengan nilai 80 persen hasil produksinya diekspor ke Uni Eropa. Dengan keluarnya Inggris, bea-bea produksi dan ekspor impor akan dapat naik mencapai 10 persen, padahal selama ini tarifnnya 0 persen.

Toyota dan Nissan dikabarkan akan menunda investasi mereka di Inggris.

Sementara itu pabrikan mobil mewah Inggris, Jaguar Land Rover mengatakan bahwa laba tahunan mereka dapat berkurang sebanyak 1,47 miliar euro di akhir dekade sebagai hasil dari Brexit.

Hasil referendum Brexit yang membuat pernyataan apakah Inggris akan tetap di Uni Eropa atau keluar dari Uni Eropa dimenangkan oleh pilihan bahwa Inggris akan meninggalkan Uni Eropa (51,9 %) dan sisanya (48,1 %) menginginkan Inggris untuk tetap berada di Uni Eropa.

Hasil Brexit ini juga memicu gejolak politik di kawasan Britania Raya.