Chevrolet Spin
Chevrolet Spin

Dampak keputusan penutupan pabrik General Motors (GM) Indonesia di Pondok Ungu, Bekasi yang juga merupakan pabrik perakitan Chevrolet Spin akhirnya membawa dampak kepada harga bekas Chevrolet Spin.

Pada saat GM Indonesia memberikan pengumuman penutupan pabrik Chevrolet, banyak pemilik Spin yang menjual mobilnya, akibatnya terjadi penumpukan pasokan dan akhirnya membawa dampak turunnya harga Chevrolet Spin.

Hendri, salah satu pemilik showroom mobil bekas di Jakarta, seperti yang dikutip Mampoo dari Kompas Otomatif mengatakan bahwa saat ini harga bekas Chevrolet Spin warna putih dijual dengan harga sangat murah. Hanya dengan menebus seharga Rp 120 juta, pembeli dapat memboyong Chevrolet Spin bekas warna putih ke rumah mereka.
Alasan para pemilk Spin menjual mobil mereka adalah karena muncul rasa khawatir akan kesulitan mendapatkan suku cadang.

Chevrolet Spin
Harga Chevrolet Spin bekas merosot

Di saat pasokan Spin bekas menumpuk, para pedagang mobil bekas ternyata banyak yang mengeluhkan kesulitan mereka menjual mobil low MPV milik Chevrolet ini.

Saat ini General Motors Indonesia memang belum memutuskan nasib Chevrolet Spin. Bisa saja Spin akan mereka suntik mati karena memang sudah tidak diproduksi di Indonesia dan tidak mendatangkan Spin ke Indonesia, tetapi bisa saja nasib Chevrolet Spin akan menjadi mobil CBU karena didatangkan dari India yang memang menjadi salah satu basis produksi mobil Chevrolet Spin selain di Brasil.