foto Tampak Samping Honda Beat Pop eSP
Tampak Samping Honda Beat Pop eSP

Agenda mudik merupakan agenda tahunan yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia ketika libur hari raya Idul Fitri datang.

Di tahun 2015 ini seperti tahun-tahun sebelumnya mudik juga pasti akan tetap dilakukan. Namun di tahun 2015 ini pemudik yang menggunakan sepeda motor dipastikan meningkat. Sepeda motor yang digunakan untuk mudik pun beraneka ragam, mulai dari jenis bebek/moped, sport dan matic.
Khusus penggunaan motor matic untuk mudik, Kepada Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dinhubkominfo) Kabupaten Banyumas Agus Sriyono di Purwokerto, Jawa Tengah seperti yang dilansir oleh Merdeka.com menghimbau agar pemudik tidak menggunakan motor berjenis matic.

foto Tampak Samping Honda Beat Pop eSP
Tampak Samping Honda Beat Pop eSP

Inilah alasan mudik dilarang menggunakan motor matic:

1. Ukuran Ban Motor Matic Kecil

Ukuran ban motor matic relatif lebih kecil bila dibandingkan dengan ukuran ban motor lainnya.
Ukuran ban kecil jika digunakan untuk perjalanan jauh akan membahayakan jiwa karena tidak bisa meredam guncangan pada kondisi jalan yang berlubang dan mudah terpental

2. CC Mesin Motor Matic Besar

Motor matic memiliki CC besar, rata-rata di atas 110 CC dan banyak pengemudi motor matic yang memacu motornya dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dengan ban kecil serta CC mesin besar, jika ada lubang di jalan dan berusaha menghindarinya akan mengakibatkan motor matic mudah terpelanting.

3. Sistem Pengereman Motor Matic Jelek

Sistem pengereman motor matic juga tidak bisa spontanitias. Dengan mesin besar dan laju motor yang kencang, tentu akan sangat membahayakan pengendaranya maupun pengendara lain.

Itulah sahabat Mampoo tiga alasan pemudik dilarang menggunakan sepeda motor matic untuk mudik karena bahayanya lebih besar dibandingkan apabila menggunakan motor biasa.