Tarif uber vs tarif go-car vs tarif GrabCar
Tarif uber vs tarif go-car vs tarif GrabCar

Perang tarif dunia transportasi berbasis aplikasi telah dimulai. Jika awalnya para pemilik model transportasi online berbasis aplikasi ini berjalan di produknya masing-masing, kini para perusahaan startup transportasi online tersebut telah berani bermain di produk milik pesaing.

Go-Jek yang awal berdirinya berada di jalur layanan transportasi ojek online, kini telah memiliki produk berupa Go-Car yang memasuki jalur bisnis milik Uber dan GrabCar, yaitu menyediakan layanan berupa pemesanan transportasi roda empat.

Lalu bagaimanakah harga atau tarif pelayanan masing-masing transportasi online berbasis aplikasi ini?
Berikut perbandingan tarif Go-Car, Uber dan GrabCar

Uber

Tarif Uber sebesar Rp 3000, dan akan bertambah Rp 2000,- setiap menempuh jarak sejauh satu kilometer dan penumpang Uber harus membayar sebesar Rp 300 untuk setiap menitnya.

Penumpang Uber akan diberi tahu terlebih dahulu kenaikan tarif ini saat jam-jam sibuk atau sesuai kondisi jalan yang akan dilalui pada saat itu.

GrabCar

GrabCar memberikan tarif minimal sebesar Rp 10.000,- kepada penumpangnya dan akan bertambah sebesar Rp 4.000,- setiap kilometer jarak yang ditempuh.

Sama dengan Uber, GrabCar juga menganut sistem penambahan tarif pada saat jam-jam sibuk.

Go-Car

Layanan baru milik Go-Jek ini mematok tarif minimum sebesar Rp 10.000,- dan akan mengenakan tarif tambahan sebesar Rp 3.500 untuk setiap satu kilometer jarak yang ditempuh.

Saat ini Go-Car masih belum mengenakan tarif tambahan seperti dua kompetitornya GrabCar dan Uber.