Foto tampak depan Wuling Confero S 1.5 L
Tampilan depan Wuling Confero S, pada bagian bumper telah dilengkapi dengan DRL

Wuling menjadi salah satu merk otomotif yang banyak disebut atau dilirik (menurut Mampoo lo ya), di awal tahun 2018 ini. Bahkan fenomena merk Wuling ini sudah muncul sejak mendekati akhir tahun 2017.

Betapa tidak, sebagai merk mobil baru dan terjun ke pangsa pasar mobil low MPV dengan tingkat persaingan yang sangat keras, karena seperti yang diketahui bahwa di kelas low MPV ini ada mobil-mobil lain yang sudah saling bantai seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, Nissan Grand Livina dan Honda Mobilio bahkan yang terakhir dengan kedatangan Mitsubishi Xpander yang fenomenal, Wuling tetap saja bisa dikatakan menjadi pengganggu bagi para merk-merk mobil lain yang telah terlebih terjun ke kelas low MPV terlebih dahulu.

Wuling yang menghadirkan tipe Wuling Confero S di kelas low MPV percaya diri menghadapi persaingan tersebut karena Confero S dibekali dengan fitur-fitur canggih, yang bahkan fitur-fitur canggih tersebut tidak ada atau bahkan lebih baik dari para rivalnya.

Dan yang lebih membuat konsumen terheran-heran, (bahkan merk lain juga) lagi adalah, harga Confero S tersebut jauh di bawah para kompetitor.

Bahkan untuk tipe yang paling tinggi dengan seabrek fitur, harga Wuling Confero S masih jauh lebih murah daripada merk lain dengan tipe tertinggi juga.

Oke, sampai di sini untuk intronya. Sepertinya terlalu panjang ya :)

Lalu bagaimanakah rasa mengendarai Wuling Confero S ini?

Berikut Mampoo review Wuling Confero S tipe tertinggi.

Eksterior Wuling Confero S

Desain eksterior

Tampilan depan Wuling Confero S
Tampilan depan Wuling Confero S, pada bagian bumper telah dilengkapi dengan DRL

Kita kupas dulu eksterior Wuling Confero S ini.

Dari model dan tampilan, tampang Confero S ini tidak bisa dibilang ganteng sepenuhnya.

Bentuknya yang boxy terlihat sedikit lebih aneh, karena antara moncong dan pilar A ke belakang seperti tidak menyatu.

Hal ini disebabkan karena moncong Confero S ini terlalu menurun.

Tetapi desain yang kurang manis tersebut akan terbayar lunas dengan desain bagian belakang yang cukup elegan.

Selain bagian belakang, bagian lampu depan, grill, dan bumper depan juga mampu mengobati model yang kurang pas jika dilihat dari samping.

Bagian belakang Wuling Confero S
Bagian belakang Wuling Confero S dilengkapi pula dengan lampu kabut yang ada di bagian bawah bumper dan wiper

Ban Wuling Confero S

Ban Wuling Confero S
Ban Wuling Confero S menggunakan GT Radial Champiro Eco dengan profil ban 195/60 R15

Ban Confero S ini menggunakan profil ban 195/85/R15.
Dengan velg model two polish tone abu-abu muda dan hitam membuat Wuling Confero S tipe tertinggi ini terlihat gagah dan elegan.

Terlebih lagi dengan adanya logo Wuling warna merah di bagian tengah velg yang semakin membuat Confero S ini terlihat elegan.

Secara keseluruhan dan menurut pandangan awam, profil ban Confero S ini sudah cukup pas dengan tampilannya. Tidak terlihat kekecilan ataupun kebesaran yang justru akan membuat mobil terlihat “nangkring” kata orang Jawa.

Roof Rack Rail pada Wuling COnfero S

Roof Rack Rail Wuling Confero S
Roof Rack Rail Wuling Confero S, cocok sebagai kendaraan untuk mudik lebaran

Di tipe Confero S tertinggi, Wuling telah membekali low MPV nya ini dengan roof rail.

Meskipun mungkin jarang digunakan, namun dipasangnya roof rail ini semakin menambah kegagahan Confero S ini.

Dan, pihak Wuling sepertinya juga telah mengantisipasi jika mobil Wuling Confero S mereka ini digunakan sebagai angkutan mudik oleh pengguna Confero S.

Jadi jangan kaget juga, jika saat lebaran nanti, banyak mobil Confero S yang mengangkut barang di bagian atapnya, karena pihak Wuling Confero sudah sangat siap dengan iklim mudik orang Indonesia :D

Eit, tapi meskipun sudah disediakan oleh Wuling, jangan lupakan faktor-faktor keselamatan saat perjalanan mudik nanti

Lampu-lampu

Tampilan depan Wuling Confero S
Tampilan depan Wuling Confero S, pada bagian bumper telah dilengkapi dengan DRL

Lampu-lampu baik yang di bagian depan dan belakang juga turut menjadi perhatian Mampoo.

Di bagian depan, Wuling Confero S ini telah memiliki lampu DRL yang akan menyala ketika mesin mobil mulai dihidupkan.

Yang patut diacungi jempol adalah, pihak Wuling telah memikirkan juga keselamatan pengemudi lain yang datag dari arah depan pegemudi Confero S.

Agar pengemudi yang ada di depan tidak terlalu silau dengan lampu Wuling Confero S, maka saat pengemudi Confero S menghidupkan lampu kabut atau fog lamp, lampu DRL ini akan otomatis mati. Dan akan menyala kembali ketika lampu kabut dimatikan. Fitur yang sederhana, tetapi jika malam hari bisa sangat membantu keselamatan pengemudi lain.

Pada lampu utamanya juga telah diberikan fitur pengatur ketinggian sorot lampu. Jadi pengemudi Wuling Confero S akan dapat mengatur ketinggian lampu jika penumpangnya sedang penuh atau kosong. Dengan fitur pengatur ketinggian lampu ini juga membuat pengemudi yang ada di depan tidak merasa silau.

Lampu utama, belakang dan fog lampo Confero S ini belum menggunakan lampu led, semuanya masih menggunakan bohlam.
Tetapi jangan khawatir, lampu Confero S yang terang mampu menembus pekatnya malam.

Interior Wuling Confero S

Interior Wuling Confero S bisa dikatakan cukup mewah bila dibandingkan dengan mobil merk lain dalam kelas yang sama.

Jok yang digunakan di Confero S ini juga cukup empuk dan nyaman, karena bisa “memeluk” tubuh pengemudi dengan nyaman.

Mencari posisi mengemudi yang pas untuk pengemudipun juga cukup mudah.

Tetapi layaknya mobil Low MPV lain, mengendarai Confero S ini terasa tinggi, namun keuntungannya tentu saja pendangan mengemudi jadi lebih luas karena kaca depan dan samping Confero S inipun cukup besar dan lebar.

Posisi kaki mengemudikan Confero S ini Mampoo rasakan hampir sama dengan mengemudikan mobil low MPV lain seperti Ertiga maupun Avanza Xenia.

MID

Control audio pada kemudi
Pada kemudi Wuling COnfero S telah dilengkapi pula dengan control audio.

MID Wuling Confero S tidak cukup lengkap untuk menginformasikan informasi-informasi tentang mobil, namun dalam fitur MID Confero S ini, pengemudi sudah bisa melihat tekanan ban pada keempat roda secara langsung tanpa perlu memeriksanya satu persatu.

Di MID, pengemudi juga disuguhknan informasi mengenai pintu-pintu mana saja yang terbuka ataupun kurang tertutup rapat. Berbeda dengan mobil lain dalam kelas yang sama, di COnfero S ini indikator pintu terbuka menampilkan satu per satu pintu mobil, mulai dari keempat pintu penumpang dan satu pintu bagasi.

Audio

Tombol pengaturan AC pada Confero S memiliki tiga pengaturan antara lain arah hembusan angin, kecepatan fan dan temperatur.

Sistem audio Wuling Confero S tipe tertinggi telah menggunakan head unit standar dua din yang sudah dilengkapi sistem bluetooth yang bisa terhubung ke hp untuk menerima atau melakukan panggilan.

Sayangnya meskipun head unit Confero S ini sudah terbilang cukup canggih, namun head unit bawaan Confero S ini belum mendukung untuk sistem GPS.

Agar dapat terhubung ke GPS, pemilik Wuling Confero S ini harus menghubungkan head unit tersebut ke smartphone terlebih dahulu.

Sistem audio Wuling Confero S ini juga memiliki sedikit rahasia dalam penggunaannya, yaitu ketika kunci kontak telah dicabut dan head unit dibiarkan menyala, maka head unit tidak akan serta merta mati.

Head unit akan mati secara otomatis setelah pintu pengemudi tertutup kembali.

Tuas Sein

Layaknya mobil-mobil masa kini, tuas sein Wuling Confero S telah mendukung pengoperasian tuas yang digerakkan hanya setengah saja.

Ketika tuas sein digerakkan ke atas atau ke bawah hanya setengah saja (tidak sampai mentok seperti saat berbelok) maka lampu sein akan menyala secara beberapa detik saja.

Fungsi dari tuas ini adalah lebih memudahkan pengemudi Wuling Confero S untuk berpindah jalur tanpa perlu lagi mematikan lampu sein.

Electric mirror dengan lampu
Electric mirror Wuling Confero S ini juga telah dilengkapi dengan lampu sein.
Sayangnya electric mirror ini belum dilengkapi dengan auto folding

Performa Mesin

Performa mesin Wuling Confero S yang mengusung mesin 1.5-liter, empat silinder, DOHC, D-VVT. Di atas kertas, mampu menghasilkan tenaga 107 tk pada 5.800 rpm, dan torsi 142 Nm pada 3.800-4.400 rpm memiliki karakter dengan napas pendek.

Pada gigi 1, 2 dan 3 RPM mesin cenderung cepat naik ke angka 3000 RPM, sehingga pergantian gigi harus selalu cepat dilakukan.

Bagaimana performa mesin Wuling Confero S saat digunakan untuk melewati jalan tanjakan?

Kebetulan Mampoo tinggal di kota Malang, yang jalan naik atau turunan mudah ditemui. Dan menggunakan Confero S ini, Mampoo tidak pernah merasa khawatir untuk melewati beberapa tanjakan.

Saat menggunakan Confero S ini menjelajak pantai-pantai yang ada di Selatan Kota Malang, Mampoo melewati jalur Malang – Pantai Balekambang, yang Mampoo yakin bagi orang Malang dan sekitarnya pasti mengetahui medan jalan tersebut.

Bagi yang belum tahu, Mampoo berikan sedikit gambaran jika di jalur tersebut ada jalan tanjakan yang cukup tajam, mungkin sekitar 50 derajatan, dan rambu-rambu disitu mengharuskan semua kendaraan yang melewati tanjakan tersebut harus menggunakan gigi 1 dan naik secara bergantian karena dikhawatirkan mobil yang didepannya tidak kuat dan meluncur turun.

Dengan menggunakan Confero S ini, Mampoo juga mengikuti petunjuk untuk menggunakan gigi 1, dan hasilnya, tanjakan curam tersebut dapat dilewati dengan relatif mudah oleh Confero S ini. Padahal waktu itu mobil dalam kondisi penuh sesak penumpang.

Kenyamanaan Penumpang

Masalah kenyamanan penumpang Wuling Confero S ini Mampoo akui dengan dua jempol, terutama soal leg room atau ruang kaki bagi penumpang baris kedua dan ketiga.

Legroom di baris kedua masih cukup lebar, padahal posisi duduk mengemudi juga cukup mundur. Begitupula dengan legroom baris ketiga yang masih sangat manusiawi untuk penumpang dewasa. Jarak lutut dengan jok baris kedua masih ada sisa.

Yang membuat penumpang Wuling Confero S ini merasa nyaman lagi adalah, pada Confero S ini telah tersedia soket untuk mengecharge hape di setiap barisnya. Di baris pertama, colokan untuk charge hp ini dapat ditemukan di bagian dashboard di bawah audio, untuk baris kedua colokan untuk charge hp ini bisa ditemukan di console tengah dan di baris ketiga dapat ditemukan di samping kiri bangku baris ketiga.

Kekurangan Wuling Confero S

Tak ada mobil yang sempurna, dan hal tersebut juga berlakuk pula untuk Wuling Confero S.

Meskipun telah dilengkapi dengan fitur yang cukup banyak, tetapi banyak pemilik Wuling Confero S yang menyayangkan Wuling tak membekali kendaraan andalannya ini dengan fitur defogger.

Bahkan bukan hanya pemilik saja, tetapi para peminat Confero S ini juga kerap menanyakan perihal fitur defogging ini.

Itulah sekilas review Wuling Confero S yang mampoo ambilkan sudut pandang dari penggunaan sehari-hari.

Ada yang mau ditanyakan mengenai Wuling Confero S ini?
Silahkan isi form di bawah ini, dan akan Mampoo jawab di artikel ini atau update artikel berikutnya jika pertanayaan dan jawaban memang memungkinkan untuk dibuat sebagai artikel.

[ninja_form id=3]

Foto Wuling Confero S