Delivery Pakai Drone Jadi Trend E-commerce, Bagaimana dengan Indonesia?

E-commerce asal Cina, JD.com, baru-baru ini mengantar pesanan menggunakan drone. Bagaimana dengan Indonesia? Sebelum kamu ikut-ikutan, ketahui dulu aturannya!

Indonesia dengan jumlah penduduk yang super besar menjadi sasaran empuk perusahaan e-commerce alias tokoonline. Dilansir dari aseanup.com, hingga 12 Juni 2018 ada 132,7 juta rakyat Indonesia yang aktif memakai internet! Baik e-commerce lokal maupun asing, semuanya berlomba-lomba untuk menjadi yang terdepan dengan melakukan berbagai promo dan inovasi.

Nah, e-commerce asal Cina, JD.com, telah berhasil mengantar pesanan kepada pelanggan menggunakan drone.Lho, bagaimana ceritanya? Yang pasti, drone delivery akan menjadi trend di dunia e-commerce!

Pengiriman pertama dengan drone ini dilakukan oleh JD.com satu hari setelah promo diskon pertengahan tahun mereka. Drone tersebut berlepas dari kota Xi’an sambil membawa paket sebesar ukuran bola sepakbola ke daerah pegunungan. Ternyata, e-commerce Cina ini memiliki empat puluh drone yang siap beraksi! Drone-dronetersebut hanya digunakan untuk pengantaran ke daerah-daerah terpencil untuk memangkas ongkos pengiriman dan waktu. Handphone dan makanan adalah contoh barang yang biasanya diantar oleh drone e-commercetersebut.

Bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi? Tampaknya Indonesia bisa mencontoh Cina yang telah menetapkan undang-undang mengenai penggunaan drone oleh e-commerce untuk delivery. Sejak tahun lalu, Administrasi Penerbangan Sipil Cina (CAAC) meluluskan permohonan JD.com dan SF Holding Co, perusahaan pengiriman ekspres tercepat di Cina, untuk memakai drone dalam pengiriman barang ke beberapa daerah terpencil. Yang lebih ciamik lagi, e-commerce Cina tersebut boleh memakai drone berukuran besar atau kecil!

Cina mampu menetapkan undang-undang ini karena negara tersebut sangat maju di bidang teknologi drone.Alasan lainnya adalah karena jutaan penduduk mereka yang tinggal di daerah super terpencil, bahkan tidak bisa dijangkau oleh truk! Hingga akhir 2017, ada lebih dari 590 juta daerah terpencil yang ada di Cina.

Menurut Cui Zheng, manager JD.com yang memantau proyek drone delivery, mereka ingin memberi kesempatan kepada penduduk yang tinggal di daerah tersebut untuk berbelanja online. Drone delivery memungkinkan JD.com mematok harga yang sama sehingga menguntungkan kedua belah pihak.

Melihat kesuksesan drone delivery di Cina, Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk dan daerah terpencil yang tak kalah banyak tentu bisa melangsungkan hal serupa. Jika undang-undang untuk drone deliveryrampung, e-commerce Indonesia akan lebih maju dan meraih untung besar. Hingga saat ini, Peraturan Mentri No.90 Tahun 2015 hanya membahas regulasi umum dari pemakaian drone. Peraturan tersebut adalah:

Ada tiga area dimana drone tidak diijinkan terbang, yaitu:

Kawasan Udara Terlarang (prohibited area) – kawasan udara yang tidak boleh dilewati oleh pesawat udara apapun
Kawasan Udara Terbatas (restricted area) – kawasan udara yang hanya boleh digunakan untuk kepentingan negara, bukan sipil

Kawasan Keselamata Operasi Penerbangan (KKOP) – kawasan sekitar bandar udara yang dipakai untuk kegiatan penerbangan

Dari segi jalur udara, drone juga tidak diijinkan terbang di controlled airspace (jalur udara yang dipakai untuk pelayanan penerbangan) dan uncontrolled airspace di atas 150 meter (area dimana drone tidak diijinkan terbang di atas 150 meter).

Perang Harga Elektronik Antar E-commerce

Membandingkan harga elektronik termurah dari 6 toko online terbesar di situs iPrice.

Metodologi cara membandingakan harga elektronik termurah

iPrice membandingkan jumlah penawaran harga barang elektronik termurah dari 6 toko online terbesar yang terdaftar pada situs iPrice pada periode 4-10 Juni 2018. 6 toko online terbesar tersebut yaitu Lazada, Blibli, Mataharimall, Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak. Sedangkan merchant terdaftar lain kami grupkan menjadi “merchant lainnya” dalam data.

Bicara soal gawai juga pasti berbicara soal perkembangan teknologi yang semakin maju. Kini kita bisa menjumpai vendor smartphone meluncurkan seri terbarunya hampir tiap bulan. Tren gawai pun silih berganti, mulai dari keyboard QWERTY hingga layar ber”poni”.

Tidak hanya smartphone, produk elektronik seperti laptop dan kamera pun kerap mengalami kemajuan. Bisa dibilang kini konsumen sudah dimanjakan dengan suguhan gawai dengan berbagai macam model dan kebolehan dalam spesifikasinya.

Tapi konsumen tetaplah konsumen, selain mencari spesifikasi, mereka juga tidak akan pernah menolak bila ditawarkan harga murah. Apalagi di jaman serba online seperti sekarang, belanja barang elektronik melalui toko online sudah dianggap lumrah lantaran harga yang terbilang lebih murah dibanding toko fisik.

Berbagai cara untuk lebih menghemat saat belanja barang elektronik pun dilakukan. Mulai dari mencari diskonan, kode kupon, hingga menggunakan situs pembanding harga. Di sisi lain, berbagai toko online di Indonesia pun semakin gencar untuk memberikan penawaran harga termurah pada produk-produk elektronik.

Penawaran Harga Barang Elektronik Murah didominasi oleh Ecommerce C2C

Dari data yang dihimpun iPrice, secara keseluruhan ecommerce C2C seperti Bukalapak memiliki lebih banyak penawaran harga termurah untuk kategori produk smartphone dan laptop. Sedangkan penawaran harga termurah untuk kategori produk kamera lebih banyak berasal dari ecommerce B2C, yakni Lazada.

Ecommerce C2C memiliki lebih banyak penawaran harga termurah disebabkan platform ini memungkinkan siapa saja untuk berjualan barang. Baik produk elektronik yang masih baru maupun secondhand yang tentu dibanderol dengan harga yang lebih murah.

Sedangkan untuk kategori produk kamera, jumlah penawaran harga murah lebih banyak dimiliki oleh ecommerce B2C yakni Lazada. Hal ini menandakan harga produk kamera memiliki harga yang cukup bersaing meski ecommerce C2C mengandung produk-produk secondhand.

Smartphone Samsung Termurah Terlihat Merata di Setiap E-commerce
Kami juga menghimpun jumlah penawaran harga smartphone termurah dari berbagai macam brand terkenal di Indonesia. Dari data tersebut terlihat jumlah penawaran harga murah untuk smartphone Samsung terbagi merata di ke enam e-commerce tersebut.

Menurut data Statista, di kuartal I 2018 Samsung adalah vendor smartphone raksasa yang memegang 23,4% kue pasar global. Maka tidak heran bila distribusi selebar-lebarnya menjadi hal penting untuk menjangkau konsumen.

Selain memiliki ratusan gerai fisik resmi di Indonesia, Samsung juga melebarkan penjualan di ranah daring dengan membuka toko resmi di e-commerce seperti Lazada, Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak. Dari data iPrice, Mataharimall merupakan e-commerce yang kini memiliki penawaran harga murah paling banyak untuk smartphone Samsung.

Sedangkan kompetitor Samsung asal Tiongkok seperti Xiaomi dan Oppo, dapat dibanderol dengan harga murah di Bukalapak dengan memiliki 65% dan 62% dari jumlah penawaran harga. Kedua vendor smartphone ini memang sedang naik daun di Indonesia.

Membidik pasar menengah ke bawah, smartphone Xiaomi dan Oppo dikemas dengan tampilan yang premium namun dibanderol dengan harga yang terjangkau. Meski begitu, Oppo lebih membidik pasar wanita sejak memluai tren fitur percantik wajah pada 2012 dan setelah itu menjadi perangkat selfie favorit oleh wanita muda.

Harga Termurah Produk Laptop Banyak Berasal dari Ecommerce Lainnya

Meski jumlah penawaran harga laptop termurah masih didominasi oleh Bukalapak, namun porsi penawaran dari merchant lainnya terbilang lebih besar dibanding kategori produk smartphone.

Untuk laptop Lenovo dan Asus misalnya, penawaran murah ini justru 32% dan 20% berasal dari e-commerce lain yang mungkin memiliki fokus menjual produk-produk laptop atau elektronik saja. Kini sudah banyak e-commerce niche bermunculan untuk memanjakan kebutuhan target konsumen yang lebih spesifik. Khusus untuk kategori laptop, terdapat toko online bernama Bhinneka.com, Jakarta Notebook, Paradise Store, dan lain-lain.

Harga Termurah Kamera Sony didominasi E-commerce B2C

Meski gawai ini terbilang tersier untuk sebagian orang, namun kamera menjadi kebutuhan utama bagi konsumen yang berkarir di bidang fotografi atau hanya sekedar memenuhi hobi. Kami juga menghimpun data penawaran harga kamera termurah dari tiga brand yang paling populer di Indonesia, yakni Canon, Nikon, dan Sony.

Jumlah penawaran harga termurah untuk ketiga brand tersebut cukup seimbang antara ecommerce B2C dan C2C bila dibandingkan dengan kategori produk elektronik smartphone dan laptop. Harga murah yang cukup bersaing ini menandakan harga yang cukup stabil untuk kategori produk kamera meski dijual dari penjual yang berbeda (C2C dan B2C).

[td_smart_list_end]

Berdasarkan data tersebut, konsumen dapat dengan mudah menjumpai harga kamera Canon dan Nikon termurah di Bukalapak. Menariknya, harga kamera Sony termurah malah lebih mudah ditemui di e-commerce Lazada dan Blibli dengan porsi jumlah penawaran 40% dan 14%.

Terungkap Orang Indonesia Belanja Online Saat Ngantor

Sebuah kenyataan mengejutkan diungkapkan oleh CEO Zalora, Frederik Thomassen bahwa kebanyakan orang Indonesia berbelanja online justru pada saat jam bekerja.

Zalora sendiri merupakan perusahaan belanja online terbesar di Indonesia. Didirikan bersama-sama dengan Lazada, Zalora pada awalnya hanya memiliki 5-6 karyawan, dan kemudian berkembang hingga saat ini telah memiliki 600 karyawan.

belanja online
belanja online

Frederik Thomassen mengungkapkan kepara Liputan6.com bahwa orang Indonesia memiliki kebiasaan unik saat berbelanja online. Orang Indonesia memilih berbelanja online pada saat jam kantror. Hal ini tentu saja diyakiniThomassen karena para pembelinya tersebut lebih memilih menggunakan koneksi internet kantor yang memiliki jaminan kualitas lebih baik daripada koneksi internet mobile ataupun koneksi di rumah mereka.
Tentu saja kebiasaan orang Indonesia yang berbelanja online pada saat jam kantor ini berbeda dengan negara lain. Di negara lain justru orang berbelanja pada malam hari.

Hmm…apakah sahabat mampoo merupakan salah satu orang yang gemar berbelanja online pada saat di kantor?

Google Pun Buka Toko Online, Jual Gadget Keren Milik Google

Google meluncurkan toko online yang fokus untuk memasarkan produk-produk gadget buatannya yang sudah mendunia dan terbukti memiliki kualitas yang baik.

Nama toko online Google tersebut adalah Google Store, dan saat ini hanya dapat diakses oleh beberapa negara saja.

Jika kita menuju ke situs Google Store yang beralamat di http://store.google.com, halaman tersebut akan menampilkan bahwa toko online Google Store belum tersedia untuk Indonesia, tetapi sahabat Mampoo akan tetap dapat melihat jualan Google dengan mengklik tautan yang menuju ke Google Store yang diperuntukkan untuk wilayah Amerika Serikat.

toko online google store
toko online google store

Di halaman tersebut sahabat Mampoo akan dapat melihat lapak Google sesungguhnya.
Ada Chromebook Pixel, Nexus 6, Nexus 9, Android Wear, Nexus Player, Chromecast, Nest Learning Thermostat dan macam – macam aksesoris.
Google juga menambahkan fitur free shipping di toko online versi AS ini, dan tentunya jika Google Store telah tersedia di Indonesia kita akan berharap bahwa fitur free shipping ini tetap dipertahankan oleh Google.

Langkah Google membuka toko untuk gadgetnya ini sama dengan langkah Apple yang membuka toko sendiri untuk menjual gadgetnya.
Google juga tidak membuka toko online saja, tetapi juga membuka toko sebenarnya yang bernama Google Shop di salah satu mall di kota London, Inggris dan menjadi toko Google yang pertama di dunia.

Semoga Google Shop maupun Google Store juga segera tersedia di Indonesia.

Tips Belanja Online Aman

Era jaman sekarang, rugi kalau belum pernah mencoba belanja online, tetapi sebelum bertransaksi belanja online, sahabat Mampoo perlu mengetahui tips belanja online, agar tak mudah tertipu dan tak merasa seperti belanja kucing dalam karung.

Semuanya setuju bahwa tantangan besar dalam mengembangkan e-commerce di Indonesia adalah mengikis kekhawatiran masyarakat untuk bertransaksi secara online. Salah satu penyebabnya tentu saja adalah penipuan bermodus jual-beli barang yang kerap terjadi.

Menyebalkan bukan? Padahal belanja online itu enak, tidak perlu antri, tidak perlu kepanasan, tinggal klik-klik barang akan datang ke rumah.

Berikut beberapa tips berbelanja online secara aman:

1. Harga

Jangan selalu tergiur oleh harga barang yang terlalu murah. Lebih murah 25-50% dari harga pasaran adalah sangat tidak wajar, jadi berhati-hatilah.

2. Berbelanja lewat Forum Jual Beli

Berbelanja lewat forum jual beli menurut ariherdi adalah sedikit lebih aman daripada berbelanja melalui situs seperti tokobagus.com, berniaga.com atau yang lainnya. Kenapa?
Karena lewat forum jual beli, kita bisa berkomunikasi langsung dengan penjual barang, melalui topik yang dibuat ataupun lewat sms.
Waspada bila penjual masih merupakan pemain baru, jarang online, dan foto barang adalah bukan foto asli.

3. Rekening Bersama

Dikarenakan masih belum familiarnya paypal sebagai alat pembayaran online di Indonesia, usahakan untuk menggunakan jasa rekening bersama bila nilai transaksi anda mencapai ratusan ribu atau lebih.
Lebih baik menambah ongkos jasa memakai rekening bersama kan, daripada harus kehilangan uang ratusan bahkan jutaan rupiah.

4. Reputasi

Cek selalu reputasi penjual barang melalui thread-thread yang dibuat, jika anda akan bertansaksi online melalui forum jual beli

5. Komunikasi

Selalu bangun komunikasi dengan penjual sebelum melakukan transaksi online. Apakah repon-nya cepat? Apakah cukup ramah atau bahkan terlalu ramah?

6. Insting

Yang terakhir adalah pergunakan insting dan kata hati anda.

Nah, apakah ada yang menambahi tips yang lainnya? Silahkan ditambahkan di form komentar.
Akhir kata, selamat berbelanja online. :)