twitter

Rumor yang berhembus Twitter dijual bukanlah sesuatu yang baru, namun rumor Twitter dijual terakhir yang berhembus sejak Jumat (23/09/2016) rupanya sedikit berbeda dan serius.

Media Reuters mengatakan bahwa Twitter saat ini sedang mencari pembeli yang tepat, dan kabarnya tiga perusahaan terkemuka disebut menjadi calon pemilik baru Twitter, mereka adalah Google, Verizon dan Salesforce.

Penjualan Twitter ini dipicu karena ketidakmampuan Twitter memenuhi ekspektasi pasar dan investor. Dengan semakin banyaknya perusahaan sosial media membuat posisi dan tingkat kepopuleran Twitter menurun. Bahkan Doris Shenwick, salah satu investor Twitter, melayangkan gugatan ke sosial Twitter karena menganggap bahwa Twitter telah salah memberikan prediksi pertumbuhan perusahaan kepada para investor.

Hingga Juni 2016, pengguna Twitter aktif hanya 313 juta dan penambahan anggota baru hanya mencapai 3 juta per bulannya. Tentu angka total pengguna ini tertinggal jauh dengan Instagram yang memiliki anggota aktif sebanyak 500 juta member.
Bahkan dengan Snapchat yang baru dilaunching pada tahun 2011 pun Twitter juga kalah bersaing.

Pengamat mengatakan bahwa saat ini ada dua perusahaan potensial yang siap membeli Twitter, yaitu Google dan Salesforce.

Namun berbeda dengan Google, Salesforce adalah perusahaan yang kecil dengan keuangan yang pas-pasan.
Jika Salesforce membeli Twitter yang nilainya jauh di atas nilai perusahaannya akan membuat perusahaan ini mengusahakan dana tunai pinjaman yang tidak sedikit.

Salesforce sendiri saat ini telah membelanjakan total lebih dari 4 milir untuk melakukan akusisi beberapa perusahaan teknologi dalam enam bulan terakhir.

Saat ini, baik Google, Verizon maupun Salesforce belum memberikan pernyataan resmi terkait minat mereka untuk membeli Twitter.