Kantor Yahoo Tiongkok Ditutup
Kantor Yahoo Tiongkok Ditutup

Setelah kurang lebih setahun yang lalu Yahoo membuka diri untuk dibeli oleh pihak lain, kini “jualan diri” Yahoo inipun telah laku.

Pembeli Yahoo adalah salah satu perusahaan raksaksa telekomunikasi, Verizon Wireless. Verizon akhirnya merogoh kocek sebesar Rp 63 triliun, lebih kecil nilainya daripada nilai yang ditawarkan oleh Yahoo, R 65,7 triliun.

Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Wall Street Journal, Verizon mengeluarkan uang sebesar itu untuk membeli bisnis internet Yahoo dan aset fisik lain berupa perkantoran.

Sebelum membeli Yahoo, Verizon memang telah membeli AOL terlebih dahulu. Jika pembelian Yahoo yang meliputi pembelian teknologi iklan digital milik Yahoo dan dikombinasikan dengan AOL tentu Verizon akan dapat bersaing dengan dua raksaksa internet lain yaitu Facebook dan Google.

Sebelum dibeli oleh Verizon, Yahoo telah dilirik oleh beberapa raksaksa teknologi dunia yaitu Microsoft, AT&T dan Warren Buffet.

Yahoo sendiri berdiri pada tahun 1994 oleh Jerry Yang dan David Filo. Di awal-awal berdirinya, Yahoo menjadi portal internet nomor satu, bahkan di tahun 2000, Yahoo bernilai sebesar USD 125 miliar.
Namun sayangnya, semenjak kemunculan Google, posisi Yahoo pun tergeser dan akhirnya dengan semakin bermunculannya perusahaan-perusahaan teknologi yang lain seperti Twitter dan Facebook, pamor Yahoo pun semakin tenggelam.